Since this day, Sept 27th is my sis, Nadine's bday, I'm just goin to say...
Thursday, September 27, 2012
Monday, September 17, 2012
The freakin DRAGON strikes again
Keep calm
and just look
AT THESE WELL-FUCKIN-MADE MUSICS
AND WELL-FUCKIN-MADE VIDEOS~!!!
Saturday, September 8, 2012
OMG so 4l4y - part 2
Yohh barusan kedengeran sampe kamar, papaku marah-marah. Tau sebabnya apa? Edgar, adikku, meso di wall FB-nya. Udah dibentak-bentak, dihukum gak boleh main komputer lagi. AAALAAY~
Kalo menurutku nih ya, fine-fine aja kaleee kalo Edgar meso, aku juga sering. Meskipun itu kurang baik, aku juga tahu. Tapi paling nggak dibilangin aja pelan-pelan, gak bolehnya kenapa. Bukannya dibentak sampe nangis gini. Kayak dirinya sendiri gak pernah omong kotor aja... Beh!
Kalo menurutku nih ya, fine-fine aja kaleee kalo Edgar meso, aku juga sering. Meskipun itu kurang baik, aku juga tahu. Tapi paling nggak dibilangin aja pelan-pelan, gak bolehnya kenapa. Bukannya dibentak sampe nangis gini. Kayak dirinya sendiri gak pernah omong kotor aja... Beh!
Last Minute 4th Recital, "Satu Hati Katakan I.M.POSSIBLE"
Hari ini tanggal 8 September ya? Wow, berarti udah seminggu sejak aku nonton pagelaran Last Minute. Dan efek kekagumannya masih belum habis sampe sekarang. Hahaha...
Yap, tanggal 1 September 2012 kemarin, aku dan Brenda temanku pergi nonton pagelaran Last Minute di Pakuwon Imperial Hall, yang temanya "Satu Hati Katakan I.M.POSSIBLE". Kerennya, hasil pagelaran ini akan disumbangkan ke UNICEF dan Deaf Art Community.
Diantar pakai mobilnya Brenda, kami sampai di sana kira-kira pukul setengah enam dan langsung beli tiket. Hohoho, seratus lima puluh ribu rupiah tapi totally worth it. Setelah nunggu beberapa saat kami masuk ke tempat pagelaran. Tapi pagelarannya nggak langsung mulai, kayaknya sih karena masih nunggu Bu Indah Kurnia yang adalah salah satu tamu utama.
Pagelaran pun akhirnya dimulai, dibuka dengan beberapa sambutan. Penampilan demi penampilan dari grup-grup Last Minute pun bikin penonton semangat. Tapi yang paling berkesan adalah saat Deaf Art Community tampil. Anggota-anggotanya adalah orang-orang tunarungu alias tidak bisa mendengar. Tapi hebatnya mereka masih bisa bergerak mengikuti tempo detak jantung, ckck... Ditemani BeJo (Beatbox of Jogja), mereka menampilkan rap, hip hop, dan breakdance. Tapi sepertinya gerakannya sama dengan koreo Dr. Pepper Cherry Youtube Dance Studio Contest deh (oess, hapaaal~)... Tapi tetep aja bagus.
Ada juga video-video yang ditampilkan. Mulai dari video tentang Deaf Art Community, sampai tentang anak-anak down syndrome yang rupanya berbakat musikal (dan sepertinya merupakan anggota sanggar Last Minute). Ditampilkan pula drama tentang anak-anak yang mempunyai masalah lain; seperti kesepian, tidak mendapat perhatian cukup, dan lain-lain. Namun sebenarnya, hal yang mereka kira impossible itu mungkin-mungkin saja. Di akhir drama, semua pemain drama dan Last Minute Street Crew nari bareng. Sayangnya ada satu pebalet yang nggak ikut tampil, karena saat gladi bersih semalam sebelumnya, dia jatuh dan sikutnya terdislokasi... Ih ngeri banget~ Tapi dia masih dateng untuk nonton temen-temennya tampil malam itu. T_______T
Setelah break selama sekitar 20-30 menit, Last Minute Street Crew showcase pun dimulai. Dibuka dengan meriaaah banget oleh Freekzy Nutz, grup hip hop dance asal Singapura. Lalu dilanjut dengan nggak kalah meriahnya, pertunjukan maraton dari Last Minute. Kata Brenda, pagelaran yang ini lebih bagus daripada yang sebelum-sebelumnya. Meskipun aku belum pernah ngeliat pagelaran yang sebelumnya, yang satu ini memang istimewa. Karena ada banyak penggabungan gerakan dengan grafik-grafik. Kereeen pokoknya~!
Pagelaran selesai kira-kira jam sepuluh lebih, dan waktu itu perutku perih gara-gara kelaperan. Hahaha~ sampe lupa kalo tadinya belum makan. Bhahaha~ Tapi aku seneng bisa dateng di pagelaran ini. Dan thanks so much buat Brenda yang udah mau nawarin nonton, nganterin pergi, nganterin pulang juga... Hehehe.
Yap, tanggal 1 September 2012 kemarin, aku dan Brenda temanku pergi nonton pagelaran Last Minute di Pakuwon Imperial Hall, yang temanya "Satu Hati Katakan I.M.POSSIBLE". Kerennya, hasil pagelaran ini akan disumbangkan ke UNICEF dan Deaf Art Community.
Diantar pakai mobilnya Brenda, kami sampai di sana kira-kira pukul setengah enam dan langsung beli tiket. Hohoho, seratus lima puluh ribu rupiah tapi totally worth it. Setelah nunggu beberapa saat kami masuk ke tempat pagelaran. Tapi pagelarannya nggak langsung mulai, kayaknya sih karena masih nunggu Bu Indah Kurnia yang adalah salah satu tamu utama.
Pagelaran pun akhirnya dimulai, dibuka dengan beberapa sambutan. Penampilan demi penampilan dari grup-grup Last Minute pun bikin penonton semangat. Tapi yang paling berkesan adalah saat Deaf Art Community tampil. Anggota-anggotanya adalah orang-orang tunarungu alias tidak bisa mendengar. Tapi hebatnya mereka masih bisa bergerak mengikuti tempo detak jantung, ckck... Ditemani BeJo (Beatbox of Jogja), mereka menampilkan rap, hip hop, dan breakdance. Tapi sepertinya gerakannya sama dengan koreo Dr. Pepper Cherry Youtube Dance Studio Contest deh (oess, hapaaal~)... Tapi tetep aja bagus.
Ada juga video-video yang ditampilkan. Mulai dari video tentang Deaf Art Community, sampai tentang anak-anak down syndrome yang rupanya berbakat musikal (dan sepertinya merupakan anggota sanggar Last Minute). Ditampilkan pula drama tentang anak-anak yang mempunyai masalah lain; seperti kesepian, tidak mendapat perhatian cukup, dan lain-lain. Namun sebenarnya, hal yang mereka kira impossible itu mungkin-mungkin saja. Di akhir drama, semua pemain drama dan Last Minute Street Crew nari bareng. Sayangnya ada satu pebalet yang nggak ikut tampil, karena saat gladi bersih semalam sebelumnya, dia jatuh dan sikutnya terdislokasi... Ih ngeri banget~ Tapi dia masih dateng untuk nonton temen-temennya tampil malam itu. T_______T
Setelah break selama sekitar 20-30 menit, Last Minute Street Crew showcase pun dimulai. Dibuka dengan meriaaah banget oleh Freekzy Nutz, grup hip hop dance asal Singapura. Lalu dilanjut dengan nggak kalah meriahnya, pertunjukan maraton dari Last Minute. Kata Brenda, pagelaran yang ini lebih bagus daripada yang sebelum-sebelumnya. Meskipun aku belum pernah ngeliat pagelaran yang sebelumnya, yang satu ini memang istimewa. Karena ada banyak penggabungan gerakan dengan grafik-grafik. Kereeen pokoknya~!
Pagelaran selesai kira-kira jam sepuluh lebih, dan waktu itu perutku perih gara-gara kelaperan. Hahaha~ sampe lupa kalo tadinya belum makan. Bhahaha~ Tapi aku seneng bisa dateng di pagelaran ini. Dan thanks so much buat Brenda yang udah mau nawarin nonton, nganterin pergi, nganterin pulang juga... Hehehe.
Subscribe to:
Comments (Atom)




